Cara Ternak Pleci Menggunakan Sangkar Gantung

Hello guys, selamat datang website Dota 2 Indonesia. Saya akan berbincang-bincang tentang “Ternak Pleci“. Berikut ulasannya secara lengkap dibawah ini:

Cara-Ternak-Pleci-Menggunakan-Sangkar-Gantung

Bagi penyuka burung, pastinya mendengar nama “Burung Pleci” tidak lagi menjadi urusan yang asing. Burung yang mempunyai warna hijau dan berkacamata putih ini sekarang sedang mengalami eskalasi pamor.

Jika dulunya harga ombyokan Burung Pleci melulu Rp 5000,-, sekarang Burung Pleci itu dihargai dengan Rp. 50.000,-. Kenaikan harga itu tentunya paling signifikan bukan?

Burung Pleci ini mempunyai keistimewaan, yakni mempunyai suara yang khas, rapat serta tajam. Maka bukan tanpa dalil jika burung ini paling baik guna di budidayakan. Di samping itu, permintaan bakal burung ini pun tergolong paling tinggi dan jarang sekali merasakan penurunan harga yang drastis.

Dalam mengemban ternak Burung Pleci, tentunya memerlukan kesabaran dan keahlian. Bagi mengetahui tentang langkah-langkah budidaya Pleci, maka terdapat baiknya bila kamu menyimak ulasan tentang Cara Ternak Pleci Menggunakan Sangkar Gantung:


Cara Ternak Pleci Menggunakan Sangkar Gantung

Berikut ini terdapat sejumlah cara ternak pleci menggunakan sangkar gantung, terdiri atas:


1. Menyiapkan Sangkar

Sangkar yang bisa di pilih dalam ternak Pleci yakni dengan ukuran paling tidak 40 x 30 x 40 cm. Dalam sangkar gantung tersebut, pastikan guna menyediakan sekian banyak sarana yang diperlukan Pleci, misalkan lokasi pakan, minum, wadah sarang serta bahan sarang.


2. Memilih Indukan

Indukan paling mempunyai hubungan yang erat dengan anakan yang dihasilkan. Jika indukan bagus, maka besar bisa jadi anakan pun mempunyai kualitas yang bagus, begitu sebaliknya. Oleh sebab itu, kamu harus cerdas dalam memilih indukan yang berkualitas.

Yuk Baca Artikel Lainnya:  Cara Merawat Burung Kenari Saat Bertelur

Berikut ini ialah cara dalam memilih indukan yang berkualitas:

  • Baik induk jantan maupun betina, hendaknya berasal dari spesies ataupun sub spesies yang sejenis.
  • Induk jantan dan betina sehat serta tidak merasakan cacat, baik bulu maupun secara fisik
  • Induk jantan yang baik yakni yang sudah dapat berbunyi dan sudah membuka paruh,
  • Untuk burung jantan umur minimal ialah 1 tahun, sementara untuk burung betina usia paling tidak 1.5 tahun.

3. Proses Penjodohan

Proses ini dapat dilaksanakan dengan teknik saling mendekatkan sangkar Pleci Jantan dan Betina secara berdampingan selama satu minggu. Pastikan guna mendekatkan sangkar indukan tersebut sekitar 24 jam.

Indukan yang berjodoh akan berdampingan saat tidur. Namun untuk memperlihatkan hal tersebut, maka dapat dilaksanakan dengan mengasingkan sangkar indukan itu dengan jarak yang lumayan jauh. Tahap penjodohan dapat disebutkan hampir sukses jika kedua calon indukan saling memanggil dan gelisah menggali pasangannya. Jika terjadi demikian, maka kamu dapat menjodohkan secara sepenuhnya kedua indukan itu dalam satu sangkar yang sama.


4. Proses Pengeraman

Proses ini memerlukan waktu selama 11-12 hari. Dalam proses ini bakal terjadi secara cepat andai birahi burung sedang berada dalam puncaknya. Dengan demikian, maka betina bakal masuk dalam masa bertelur dan menetas pada 12 hari kemudian.


5. Pemberian Pakan

Kelangsungan hidup Pleci paling tergantung dengan pemberian pakannya. Bagi menghasilkan burung Pleci yang berkualitas, diperlukan pakan yang berbobot | berbobot | berkualitas dan dilaksanakan secara rutin, baik mulai masa penjodohan sampai masa pengeraman. Pemberian pakan dapat dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, andaikan pada ketika pengeraman Pleci lebih konsentrasi terhadap pemberian makanan dengan protein yang tinggi.

Adapun guna pakannya, kamu dapat menyerahkan kroto, ulat hongkong, pisang kepok atau jangkrik yang sudah dipotong-potong kecil. Untuk menambah kualitas, kamu juga dapat mengerjakan penambahan makanan ekstra.

Yuk Baca Artikel Lainnya:  Cara Merawat Lovebird Agar Ngekek Panjang

6. Paska Bertelur

Salah satu teknik yang butuh diperhatikan ialah ketika proses bertelur dan paska bertelur. Saat proses bertelur terjadi, Pleci Betina memerlukan ketenangan yang cukup. Maka terdapat baiknya bila kamu tidak menungguinya saat proses itu berlangsung. Tak melulu itu, kita pun harus meminimalisi gangguan yang dapat mengakibatkan indukan merasa terganggu maupun terancam

Ketika telur menetas, maka kamu jangan tak sempat untuk meluangkan pakan secara cukup. Kekurangan pakan dapat menyebabkan betina melemparkan salah satu anaknya. Hal ini disebabkan Pleci Betina mengira bahwa pasokan pakan tidak akan lumayan untuk dapat memperbanyak anaknya.


7. Perawatan

Ketika indukan betina sudah bertelur, maka kamu tak melulu merawat induk-nya saja.Anda mesti bersiap untuk meluangkan perawatan untuk anak Pleci. Namun biasanya, dalam sejumlah hari sesudah proses bertelur, induk betina akan merawat anaknya selama sejumlah hari.

Setelah anak Pleci tak lagi dibawah asuhan induknya, maka kamu juga mesti mempersiapkan pakan secara teratur. Ketika Pleci tak lagi dirawat oleh indukan betina, kamu dapat merawat anak Pleci itu tanpa indukan. Namun tentunya urusan itu haruslah dilaksanakan secara hati-hati.


8. Pemberian Vitamin

Memberikan vitamin pada pleci sesuai keperluan untuk mengawal kesehatannya. Dengan begitu pleci tidak gampang untuk terserang penyakit sebab keawetan tubuh menjadi lebih kebal berkat pemberian vitamin tersebut.


9. Penuhi Asupan Air

Menyediakan air masing-masing hari, sebab air ialah sumber hidup pleci. Jadi kamu tidak dapat lalai guna melupakannya. Namun, tidak boleh lupa guna mengubah wadah Air secara teratur supaya situasi air yang diserahkan terhadap burung Pleci tidak berubah kualitas jernihnya.


10. Membersihkan Kandang

Pembersihan kandang untuk mengawal pleci tetap nyaman. Sehingga pleci tidak gampang stress dan tertekan. Selain tersebut penyakit tentu pun tidak gampang menjangkit begitu saja.

Yuk Baca Artikel Lainnya:  Cara Merawat Burung Flamboyan

11. Memandikan

Rutin memandikan pleci, minimal ialah setiap pagi pukul 7 hingga dengan 8. Kemudian untuk senja hari yaitu di jam 4, tidak terlampau panas.


12. Menjemur

Jemurlah pleci kamu sehari sekali masing-masing pagi, yaitu pukul 8 pagi. Jangan lebih dan tidak boleh kurang, karena andai terlalu pagi masih lumayan dingin dan andai siang bakal panas. Sinar matahari yang baik ialah di jam 8 untuknya mendapat vitamin D.


13. Berikan Buah Buahan dan Sayuran

Adapun buah-buahan yang mesti kamu berikan pada pleci ialah pisang, apel, pepaya, jeruk, kelengkeng, dan beda sebagainya. Sedangkan guna sayurannya berupa mentimun, gambas, tomat, serta wortel.

Proses teknik ternak Pleci memakai sangkar gantung memang tidak dapat disebutkan mudah, kamu harus tambahan sabar dan berhati-hati supaya menghasilkan Pleci dengan kualitas yang unggul. Namun kamu tidak butuh mengeluh, kerja keras kamu akan bisa menghasilkan deviden yang maksimal dari pundi-pundi rupiah yang didapatkan karena ternak Pleci.


Demikian Sekilas Mengulas Tentang 13 Cara Ternak Pleci Menggunakan Sangkar Gantung

Semoga Bermanfaat yang Disampaikan. Terima Kasih…!!!


Baca Juga :


Jangan Lupa Share Guys …!!!

Nur Kholifah adalah blogger Wanita Indonesia, yang sangat menyukai game dan Aplikasi. Saat ini ia menulis untuk Dota2.Co.Id, karena saya memiliki banyak pengetahuan tentang dunia game.