Cara Berternak Lele di Drum Plastik

Hello guys, selamat datang website Dota 2 Indonesia. Saya akan berbincang-bincang tentang “Berternak Lele di Drum Plastik“. Berikut ulasannya secara lengkap dibawah ini:

Cara-Berternak-Lele-di-Drum-Plastik
Cara-Berternak-Lele-di-Drum-Plastik

Budidaya lele seperti teknik ternak lele dumbo telah menjadi di antara jenis bisnis yang lumayan menjanjikan kini ini diperbanyak dengan pertumbuhan teknologi semakin mempermudah seseorang saat hendak budidaya tanpa butuh mempunyai lahan yang besar. Sedangkan dalam hal pemasaran kini ini pun terbilang gampang mengingat tidak sedikit restoran hingga warung yang menyediakan sekian banyak menu lezat berbahan dasar lele laksana lele bakar, pecak lele, lele cabe ijo dan sebagainya.

Salah satu teknik praktis guna budidaya ikan lele yang dapat dilakukan ialah cara beternak lele di drum plastik laksana ulasan kami kali ini. Drum atau tong berbahan plastik yang seringkali berwarna biru dapat digunakan guna beternak lele. Drum plastik yang dipakai umumnya berkapasitas 200 liter dengan harga 300 ribu sampai 700 ribu. Berikut pembahasan selengkapnya guna anda.


Cara Berternak Lele di Drum Plastik

Berikut ini terdapat sejumlah cara berternak lele di drum plastik, terdiri atas:


1. Menghilangkan Zat Kimia Drum

Langkah kesatu yang mesti dilaksanakan untuk berternak lele dalam drum ialah membersihkan drum itu dari sekian banyak zat kimia tidak seperti teknik ternak lele organik. Potong drum plastik menyamping tidak cukup lebih 1/8 bagian kemudian campur tanah dengan pupuk kandang sejumlah 0.5 sampai 1 kilogram air kemudian diamkan sekitar sekitar 2 minggu sampai hadir jentik jentik. Jika hendak hasil ternak lele lebih berkualitas, maka pakai rendaman kotoran domba yang telah dikeringkan. Dosis selengkapnya ialah 1000 liter air [1 meter x 1 meter x 1 meter mesti dipenuhi dengan 50 cm dan pupuk kandang tidak lebih dari 1/2 kilogram.

Jika kotoran domba sulit ditemukan, maka dapat memakai kotoran ayam kampung, ayam petelur, ayam broiler atau ayam pedaging. Drum dengan volume air 200 liter dapat diberi kotoran domba kering tidak cukup dari 1/5 kilogram atau selama 200 gram saja.


2. Menyiapkan Air Drum

Sesudah 2 minggu, masukkan air sumur, air hujan atau air sungai ke dalam drum plastik. Drum plastik dipenuhi dengan 1/2 atau 3/4 air dari tinggi drum yang tidak jauh bertolak belakang dengan ternak lele di empang terpal. Sedangkan untuk meningkatkan mikroorganisme atau biota air yang baik dapat diisi dalam drum 1 hingga 2 minggu sebelum lele dimasukkan. Supaya pematangan air dapat lebih cepat, maka dapat ditambahkan dengan cairan EM4. Dalam sejumlah hri, nantinya air bakal berubah warna lebih gelap dan ikan telah siap guna ditebar.

Yuk Baca Artikel Lainnya:  Cara Memelihara Ikan Koki

3. Memilih Bibit Lele

Untuk ternak bisnis lele pemula, maka pastikan indukan yang dipilih sangat berbobot | berbobot | berkualitas yang dapat dilihat dari ciri ciri jasmani lele. Berikut ialah perbedaan lele jantan dan betina selengkapnya.

Ciri Pejantan Berkualitas

Untuk ciri ciri indukan jantan yang berbobot | berbobot | berkualitas harus memenuhi sejumlah persyaratan seperti:

  • Warna yang lebih gelap
  • Perut ramping dan tidak tampak lebih besar dikomparasikan punggung.
  • Bagian tulang kepala bentuknya tampak pipih.
  • Memiliki gerakan yang lincah.
  • Alat kelamin berbentuk runcing.

Ciri Betina Berkualitas

Seperti halnya indukan jantan, memilih indukan betina pun harus memenuhi sejumlah persyaratan indukan lele yang baik seperti:

  • Bentuk kepala tampak cembung
  • Memiliki gerakan yang lamban.
  • Perut tampak mengembang lebih besar dikomparasikan punggung
  • Warna kulit lebih cerah.
  • Alat kelamin berbentuk bulat.

4. Memasukkan Bibit Lele

Sesudah air dimasukkan ke dalam drum plastik, tambahkan bibit lele sejumlah 200 hingga 250 ekor untuk masing-masing drum. Dalam tahap mula ini, bakal ada sejumlah bibit lele yang mati sebab menyesuaikan dengan alam barunya. Segera buang bibit lele yang mati dan tidak boleh biarkan terlampau lama berada dalam drum. Bagi jenis lele yang diternakan juga pelbagai seperti lele dumbo, lele sangkuriang dan pun lele piton. Waktu penebaran bibit lele terbaik ialah pagi atau senja hari.


5. Proses Pemijahan Lele

Proses pemijahan lele adalahtahap mengawinkan pejantan dengan betina. Lele yang telah siap guna kawin dapat terlihat dari warna perangkat kelaminnya laksana halnya teknik penangkaran lele dumbo. Untuk perangkat kelamin pejantan akan pulang menjadi merah, sementara untuk perangkat kelamin betina akan pulang menjadi kuning. Nantinya, sel telur ikan lele yang telah dibuahi bakal melekat pada sarang sekitar 24 jam dan baru bakal menetas menjadi anakan ikan lele.


6. Pemindahan Benih Lele

Memindahkan embrio ikan lele mesti dilaksanakan secara hati hati yaitu dengan teknik mengurangi elevasi air dalam drum. Air bakal dikurangi sejumlah 10 hingga 20 cm dan baru anakan atau embrio lele dapat diambil. Gunakan lokasi penampungan sedangkan seperti ember yang dipenuhi dengan air dalam drum yang disarankan dilaksanakan pada malam hari supaya suhu air dapat tetap terjaga.


7. Tahap Pendederan

Tahap pendederan ialah proses pembesaran embrio lele hingga siap guna dipanen. Bagi ukuran lele yang telah siap panen ialah 5 hingga 7 cm atau 9 cm sampai 12 cm. Untuk empang pendederan bakal lebih baik andai menggunakan penutup pada permukaan drum yang dapat dilakukan dengan teknik menambahkan eceng gondok. Ini bermanfaat untuk mengawal suhu air dan menangkal lele stress sekaligus mesti selalu diserahkan pakan secara tertata yang juga dapat dilakukan pada budidaya lele sangkuriang di empang terpal.

Yuk Baca Artikel Lainnya:  Cara Memelihara Ikan Patin

8. Tambahkan Probiotik

Probiotik juga dapat ditambahkan ke dalam air drum dengan takaran sesuai dengan kemasan produk yang dilaksanakan supaya pertumbuhan embrio bisa lebih cepat, meminimalisir konsumsi pakan dan pun menurunkan kematian ikan lele.


9. Pemberian Pakan Ternak Lele

Pemberian pakan ternak lele menjadi salah satu hal terpenting kesuksesan ternak lele yang kamu jalani. Pemberian pakan lele dapat dilakukan dengan dua teknik yakni dengan pelet apung dan pelet tenggelam. Pakan lele ini diserahkan sebanyak tiga kali sehari dan tambahkan pun suplement ikan dengan memakai limbah.


  •  Pelet Apung Ikan Lele

Untuk teknik memberikan pakan pelet apung dapat dilakukan dengan menebarnya di unsur pinggir drum. Sesudah pelet habis, maka dapat dilanjutkan dengan menebar pelet pada unsur tengah drum dan kerjakan secara berulang ulang sampai lele kenyang yang dapat terlihat dari saldo butiran pakan terapung dan tidak dimakan lagi oleh lele. Cara pemberian pakan ini dilaksanakan supaya lele tetap dapat bergerak aktif sampai-sampai pertumbuhannya lebih pesat.


  • Pelet Tenggelam

Untuk teknik pemberian pelet tenggelam bertolak belakang dengan pelet apung. Caranya hanya lumayan ditebar dalam satu titik saja. Akan tetapi kelemahan dari teknik pemberian pakan ini tidak menyerahkan respon baik guna lele dan lebih baik menggunakan metode pemberian pakan pelet apung.

Pakan pun harus dicocokkan dengan usia lele, untuk usia 3 sampai 4 hari dapat diberikan pakan alami laksana planktob, cacing kecil, jentik dan kutu air. Sedangkan guna lele diatas 4 hari dapat diberikan pakan yang tinggi kandungan protein.


10. Cara Membuat Pakan Tepung Ikan

Pakan guna ternak lele yang pakan utamanya berupa pelet dapat diganti dengan pakan pilihan yang tercipta dari tepung ikan atau bahan beda dengan kadar protein tinggi laksana dedak halus, tepung tapioka, tepung jagung dan sebagainya. Untuk teknik pembuatan pakan ini dapat disesuaikan dengan tumbuh kembang lele seperti misal membuat pakan ikan lele dari 50 kilogram tepung ikan [protein 62.9] dengan 50 kilogram bungkil kelapa [protein 18.46] yang ditambahkan dengan vitamin ikan.


11. Pakan Keong Mas

Pakan pengganti beda yang dapat diberikan ialah memakai keong mas atau bekicot. Keong mas atau bekicot ini mempunyai kandungan protein yang paling tinggi sehingga sesuai digunakan sebagai pakan ekstra ikan lele. Keong atau bekicot dapat direbus dalam air mendidih sekitar 5 sampai 10 menit guna membunuh kuman penyakit dan mempermudah saat mencungkil cangkang. Dagingnya lantas didinginkan kemudian dicincang hingga kecil dan langsung diserahkan pada lele.

Yuk Baca Artikel Lainnya:  Cara Mengatasi Ikan Cupang Kembung

12. Membuat Pakan Limbah Peternakan Unggas

Alternatif pakan beda yang dapat diberikan ialah menggunakan limbah peternakan unggas yakni menggunakan bangkai ayam, bebek atau unggas lain guna pakan lele karena ikan lele adalahjenis ikan karnivora. Supaya tidak terpapar penyakit dari bangkai, bangkai unggas usahakan jangan diserahkan langsung ke dalam empang lele tetapi direbus terlebih dahulu guna membunuh kuman penyakit dan andai sudah dingin baru dapat diberikan pada lele di hari yang sama. Cara memberikannya lumayan mudah, yaitu dengan digantung dna dicelupkan, sesudah berakhir maka tulang dapat diangkat supaya tidak mencemari empang lele.


13. Cara Membuat Pakan Belatung

Belatung pun adalahsumber protein tinggi yang diperlukan lele terutama belatung dari lalat black soldier fly yang berisi protein kasar sampai 40% sehingga paling baik diserahkan sebagai pakan ekstra ikan lele. Cara menemukan belatung ini lumayan mudah yaitu dengan memasukkan ampas tahu dan air ke dalam ember kemudian aduk sampai rata. Tambahkan dengan ikan asin dan kotoran ayam kemudian tutup dengan daun pisang agar nantinya lalat hitam black soldier bakal mengerumuni ember tersebut. Nantinya lalat bakal bertelur selama 2 sampai 3 minggu. Jangan simpan belatung segar terlampau lama sebab dapat berkembangbiak menjadi lalat kembali.


14. Cara Membuat Pakan Ikan Rucah

Ikan rucah ialah jenis ikan kecil saldo tangkapan yang lazimnya tidak dikonsumsi. Ikan ini dapat didapatkan di pelelangan dengan harga paling murah. Ikan rucah tidak berisi duri dan tulang sampai-sampai tidak perlu diubah atau direbus sebagai pakan ekstra lele. Hanya lumayan mencincang ikan rucah dan langsung diserahkan pada lele.


15. Panen Ikan Lele

Dalam ternak ikan lele ini melulu membutuhkan masa-masa antara 2 sampai 3 bulan guna siap panen. Pakai perangkat panen yang licin dan halus agar tidak melukai ikan lalu pakai serokan itu untuk mengalihkan lele ke dalam wadah yang juga dilaksanakan pada teknik ternak lele di wilayah dingin.


Demikian Sekilas Mengulas Tentang 15 Cara Berternak Lele di Drum Plastik dengan Baik Dan Benar

Semoga Bermanfaat yang Disampaikan. Terima Kasih…!!!


Baca Juga :


Jangan Lupa Share Guys …!!!

Nur Kholifah adalah blogger Wanita Indonesia, yang sangat menyukai game dan Aplikasi. Saat ini ia menulis untuk Dota2.Co.Id, karena saya memiliki banyak pengetahuan tentang dunia game.